Langsung ke konten utama

Refleksi Day 1 (Lou)

 Refleksi Day 1 - Louisa

Saya sangat setuju Habit Training penting untuk anak-anak. Dari sejak kecil, tanpa disadari ternyata saya banyak terlatih melakukan kebiasaan baik, misalnya seperti kebiasaan bangun pagi, duties first. 

Hal-hal yang dulu sepertinya sepele tetapi ternyata ketika saya sudah dewasa kebiasaan-kebiasan baik tersebut sangatlah membantu karena membuat pekerjaan itu menjadi mudah untuk dilakukan karena sudah menjadi otomatis. 

Namun sekarang saat menjadi ibu, seringkali menjadi overekspektasi, berharap anak-anak bisa langsung otomatis melakukan kebiasaan baik, memilih yang benar bukan yang enak, berharap anak-anak seperti diri saya yang sekarang, lupa bahwa saya pun dulu saat kecil tidak seperti sekarang. 

Melalui video hari ini, saya diingatkan kembali bahwa kehendak mereka masih lemah, jadi justru tugas saya untuk membantu mereka menanamkan kebiasaan baik yang sudah saya rasakan sendiri manfaatnya. Seperti peribahasa, bersusah-susah dahulu, bersenang-senang kemudian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reflrksi day 2 (Ich)

 Refleksi Day 2 - Icha a. Menurut Charlotte Mason, bolehkah orangtua menyuruh anak melakukan yang anak tidak suka lakukan? Mengapa? Boleh karena orang tua adalah otoritas pertama yang mewakili Tuhan, serta boleh juga terutama untuk hal-hal yang bersifat prinsip, sehingga tidak ada tawar-menawar. Sebagai orang tua sifatnya wajib untuk mengajarkan anak mana yang baik-tidak baik. b. Menurut Charlotte Mason orangtua dan anak kedudukannya tidak setara. Orangtua memiliki otoritas yang lebih tinggi terhadap anak, dan anak sudah seharusnya tunduk pada otoritas tersebut. Tapi dalam pelaksanaannya orang tua juga tidak boleh bersifat/berlaku otoriter atau seenaknya. Tugas orang tua adalah mendidik anak agar anak menjadi manusia yang luhur. c. Saya setuju dengan sikap Charlotte Mason, karena seorang anak yang pertama dilihat adalah orang tua nya, bagaimana anak akan menjadi seperti apa nantinya juga sangat bergantung dari bagaimana orang tua mendidiknya, membentuknya. d. Seberapa sudah terbent...

Regleksi day 1 (Ya)

 Refleksi Day 01 - Yaya Terima kasih mbak Ellen urutan presentasi membuat saya makin sadar akan pentingnya Habit Training. Perenungan CM yang sudah membuka jalan membuat saya tersadar akan pentingnya habit training dari sekedar knowledge yang berbentuk akademis. Sejatinya knowledge itu netral yang dibutuhkan adalah motif yang baik untuk membawa knowledge itu bermanfaat untuk orang banyak. Jadi untuk membuat individu yang masih work in process bisa baik atau buruk ini maka dibutuhkan dulu pembentukan karakter sehingga kelak knowledge yang dimilikinya bermanfaat secara baik untuk seluruh alam (rahmatan lil alamin). Setuju sekali dengan statement anak-anak masih belum kuat kehendaknya , susunan syarafnya juga masih belum sempurna , untuk itu butuh peran serta  orang tua untuk menjadikannya tuan pada dirinya sendiri. Dari pengalaman saya sebagai muslim ada tahapan untuk melatih kebiasaan shalat 5 waktu: 1. 0-7 tahun dipaparkan rasa cinta Allah SWT terhadap manusia sehingga anak ...

Refleksi day 2( me)

 Refleksi Habit Training #2 a. Menurut Charlotte Mason, bolehkah orangtua menyuruh anak melakukan yang anak tidak suka lakukan? Mengapa? Boleh selama hal itu sesuai dengan prinsip kebenaran, hujum alam, hukum tuhan dan hukum moral.  Karena orangtua adalah perwakilan Tuhan yang punya otoritas dalam melatih kebiasaan baik untuk anak. b. Menurut Charlotte Mason, apakah orangtua dan anak itu setara? Mengapa? Tidak setara, orangtuq adalah wakil Allah di bumi punya tanggungjawab terhadap anaknya, hingga anak wajib patuh thd ortu selagi mash memegang prinsip universal. c. Apakah kamu setuju dengan sikap Charlotte Mason di atas? Mengapa? Setuju karena ortu adalah otoritas pertama dan tertinggi yg harus ditaati anak, karena anak bukan properti milik ortu yg semau mereka dilatih atau tidak. Anak adalah titipan Tuhan dan bangsa, ketika anak diabaikan maka ortu yg patut disalahkan. d. Seberapa sudah terbentukkah habit of obedience dalam diri anak-anakmu saat ini? Kendala apa yang kamu ala...